Assalaamualaykum warrahmatullahi wabarakatuhu
Lancar tanpa jeda..
Mengalir bagaikan riam-riam arus jeram di sungai-sungai yang deras..
Sementara jika di dunia nyata.. haduh ! mulut ini laksana endapan sedimentasi, liat.. berat.. lidah ini kelu kalo disuruh ngomong, sepertinya impuls listrik dari otak tidak terhantar sempurna sampai ke jaringan motoriknya.
Padahal bukankah salah satu pencetus kebocoran internal hati itu timbul jika terjadi sumbatan-sumbatan dalam alur komunikasi keluar ? Nah ! makanya tinimbang penyakitnya meningkat ke stadium yang lebih tinggi, mari kita “bicara” lewat sentuhan jemari di dunia maya..
Nampaknya dalam kurun waktu yang cukup lama, sudah begitu banyak episode kehidupan yang berlalu, layaknya putaran pita seluloid yang sangat panjang,
sudah begitu banyak scene yang terekam, adegan pasang-surut nasib yang tercatat oleh chip ram penulis yang pas-pasan.
Ada romansa, ada kegetiran, ada kejengkelan, semuanya tematik..
Semuanya ingin diedit, ditulis sinopsisnya, lantas diputar ulang, namun apa daya.. kemampuan instrumen processing-nya masih keluaran lawas ( meminjam istilah Alm. Kasino – periode rekiplik )
but better late than never.. please stand by to write ..
Insya Allah..
Wassalaamualaykum warrahmatullahi wabarakatuhu
Best regards,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar