Sabtu, 30 Mei 2009

Pengaruh Buruk TV : Catatan Ringan


Tahukah Anda, menurut penelitian Universitas Yale, Institut Nasional Kesehatan Amerika dan Pusat Ahli Kesehatan Pasific California tehadap 173 studi sejak tahun 1980 :




  1. Anak-anak usia 3 tahun yang menonton televisi lebih dari 8 jam setiap minggu, akan berpotensi menjadi obsesif pada usia 7 tahun
  2. Anak-anak yang menghabiskan waktu di depan televisi akan bersifat obsesif, mulai merokok dan melakukan aktivitas seksual sebelum waktunya
  3. Bahwa siaran televisi mengakibatkan obesitas, ketergantungan rokok, ketidakpedulian lingkungan pada anak-anak dan menyebabkan anak terlalu cepat "dewasa"
  4. Siaran televisi memberikan efek negatif lebih besar terhadap pembentukan kepribadian dan kepercayaan anak-anak
  5. Bahwa 13 dari 14 studi perilaku seks menemukan adanya hubungan kuat antara interaksi media dengan pembentukan perilaku seks
  6. Rata-rata orang Amerika menghabiskan 15-20 tahun hidupnya dengan menonton televisi
Tahukah Anda, menurut penelitian Bandung TV Watch selama sepekan :
  1. Dari seluruh tayangan televisi di Indonesia, persentase muatan tayangan terbesar adalah muatan Hiburan sebesar 67%, muatan Informasi sebesar 27% dan ternyata konten Pendidikan "hanya" 6% (itupun didominasi oleh TVRI - Hidup TVRI!)
  2. Televisi telah mengubah gaya hidup, sikap dan perilaku masyarakat ke dalam kapitalisme, hedonis-materialisme, konsumtif, apatis dan porno
Tahukah Anda, menurut hasil penelitian Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2002 :
  1. Peran televisi terhadap perkembangan otak anak usia 0-3 tahun dapat menimbulkan gangguan perkembangan bicara, menghambat kemampuan membaca-verbal maupun pemahaman.
  2. Pada anak usia 5-10 tahun dapat menghambat kemampuan anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan, meningkatkan agresivitas dan kekerasan, serta tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan
  3. Ditemukan dalam penelitian bahwa televisi dapat mempengaruhi sikap anak, menjadikan konsumtif, menurunkan semangat belajar, membentuk pola pikir "sederhana",mengurangi konsentrasi , kreativitas, dan menyebabkan obesitas
  4. Televisi sangat dipastikan menyebabkan anak-anak menjadi lebih cepat "matang" secara seksual
  5. rata-rata anak-anak Indonesia menghabiskan 35-40 jam setiap minggunya untuk menonton televisi
Tidakkah fakta-fakta di atas sangat memprihatinkan?

Nah.. Maukah Anda

Untuk segera mematikan televisi Anda, minimalisasi penggunaannya jika belum mampu untuk meninggalkan "sihir" televisi ( TV memang benar-benar dapat menyihir - disebabkan kombinasi antara pengaruh audio, visual dan transmisi gelombang - serta mempengaruhi fungsi dan kerja otak ), disiplinkan Anda dan keluarga dengan membuat jadwal menonton, pilihlah hanya acara edukasi dan kurangi hiburan karena tidak ada hiburan yang sehat, yang ada hanyalah siaran dengan "muatan rating", wajibkan diri Anda untuk selalu mendampingi anak-anak, dan yang paling utama adalah biasakan bermain dengan anak, utamakan membaca, ganti cerita televisi dengan cerita-cerita Anda, ubah opini televisi dengan opini-opini Anda

Anak-anak adalah pemimpin bangsa ini, jangan sesatkan mereka bersama dengan "setan dalam kotak" yang bernama TELEVISI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Feed Count